Deteksi Pencemaran Air Sungai dengan BioIndikator Makrozoobentos (By Siswa SMAlAB UM)

Juli 27, 2009

Graphic1Penelitian ini dilakukan oleh; Ovan Denny, Bunga Anggraeni, Linggar Cindar Dewi, M Hilal, Widya Rahmawati (siswa SMA LAB UM kelas X.2)

dibimbing oleh: Pak Iqbal

1.1  latar Belakang

Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Walaupun fenomena alam seperti gunung berapi, badai, gempa bumi dll juga mengakibatkan perubahan yang besar terhadap kualitas air, hal ini tidak dianggap sebagai pencemaran. Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi. Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem. Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air.

Pada penelitian kali ini, kami mengadakan penelitian di Sungai Brantas dengan menggunakan alat sederhana untuk mengambil sampel dan meneliti hewan bentos menggunakan penjepit, serta menghitung utnuk mengetahui tingkat pencemaran. Seperti diketahui, Sungai Brantas merupakan sungai terpanjang yang melewati hampir sebagian besar wilayah Jawa Timur. Baca entri selengkapnya »


Analisis Kondisi Ekosistem Sungai Brantas

Juni 13, 2009

grapefruitPenelitian ini dilakukan oleh; Dedit Setya, Diki Mahendra, Indah Trisyanti, Soraya Indah dan Tivany Simanjuntak (siswa SMA LAB UM kelas X.2)

dibimbing oleh: Pak Iqbal

 

1.1. Latar Belakang

Diera globalisasi ini sungai-sungai di Indonesia khususnya di kota Malang, banyak sekali sungai-sungai yang sudah tercemar. Pencemaran tersebut banyak sekali sumber/asalnya antara lain seperti limbah pabrik, limbah rumah tangga, pembuangan sisa-sisa daun atau pun botol-botol oleh anak-anak yang sedang bermain di sungai. Selain itu permasalahan yang terjadi adalah “mengapa masyarakat masih saja sering mandi di sungai”, padahal air yang mereka buat mandi adalah air yang tercemar dan mengandung bakteri yang merugikan bagi kesehatan mereka. Selain itu penyebab pencemaran air sungai yang paling parah adalah limbah deterjen yang mengakibatkan ekosistem sungai terganggu. Air sungai juga bermanfaat untuk air suling ataupun air untuk keperluan rumah, jikalau air tersebut bersih atau jernih. Tetapi hal tersebut hanyalah angan-angan belaka. Sekarang ini air sungai penuh bakteri dan penuh dengan sumber penyakit. Dan masalah kedua yang dihadapi adalah “mengapa warga masih saja membuang sampah sembarangan ke sungai ? Dan apakah warga tidak melihat dampak yang mereka lakukan ?Baca entri selengkapnya »


Pengaruh Pencemaran lingkungan Terhadap pupolasi Cacing Darah

Juni 13, 2009

bananaPenelitian ini di lakukan oleh Anita Tri Oktavia, Elis Qomariah, Faradillah Rahmawati, Ni Nyoman Y W, Nur amalina Tyas dan Saddam Pradana (siswa SMA LAB UM kelas X)

Dibimbing oleh : pak Iqbal

1.1 Latar belakang

 Di zaman yang semakin maju ini masih banyak sekali sungai-sungai yang tercemar dan tidak di pedulikan lagi kebersihannya oleh masyarakat sekitar. Apalagi banyaknya sungai yang tercemar mengakibatkan populasi cacing darah yang semakin meningkat. Cacing darah atau Blood worm merupakan larva serangga golongan Chironumus. Oleh karena itu, meskipun disebut sebagai cacing, binatang ini sama sekali bukan golongan cacing-cacingan tetapi serangga. Nyamuk Chironumus tidak mengigit dan kerap dijumpai di perairan bebas. Dengan dasar berlumpur atau berpasir sangat halus yang kaya akan bahan organik.
Baca entri selengkapnya »